RESENSI, FILM DUNKIRK PRAJURIT YANG INGIN PULANG SELAMAT

 

      PRAJURIT YANG INGIN PULANG                                         SELAMAT


        

Judul                            :DUNKIRK

Penulis                         : Hans Zimmer

Sutradara                      :Christopher Nolan

Tanggal rilis                  :20 Juli 2017
 
Box office                     :527 Juta USD

                                          

Sebelum Nola membuat film dunkirk Nola pernah membuat film yang luar biasa kayak The Dark Knight, Inception, dan Interstellar, Setelah bikin film-film luar biasa itu Christopher Nolan kembali dengan karya terbarunnya, Dunkirk. Sebenarnya, gagasan Nolan bikin film ini awalnya dianggap kurang ngejanjiin. Namun, Nolan tetap menghadirkan sesuatu yang intens, ngelebihin Dark Knight atau Inception, tanpa bikin para penikmat film ngerasa kelelahan.

Pasukan dari Prancis dan ratusan ribu tentara sekutu terdesak oleh serangan Jerman, dan mereka pun mundur ke kota pelabuhan Dunkerque. Sementara itu, Tommy adalah seorang prajurit asal Inggris yang selamat dari serbuan pasukan Nazi tersebut.

Di pesisir pantai, Tommy lalu bertemu prajurit lain bernama Gibson, dan keduanya kemudian berusaha untuk menuju sebuah kapal yang berada di pantai.

Sesampainya di sana, kapal tersebut tiba-tiba dibombardir oleh pasukan musuh. Tommy lalu berhasil menyelamatkan seorang prajurit bernama Alex. Ketiganya kemudian mencoba menaiki kapal lain untuk melarikan diri.

Lagi-lagi, kapal yang mereka naiki diserang oleh musuh secara masif. Alex, Tommy, dan Gibson lalu naik sekoci menuju daratan agar bisa terhindar dari serangan tersebut.

Sementara itu, Angkatan Laut Inggris meminta kepada kapal-kapal sipil agar berlayar ke lautan untuk menyelamatkan prajurit-prajurit yang terdampar di sana.

Demi menyelamatkan tentara-tentara tersebut, Inggris akhirnya melakukan Evakuasi Dunkirk. Kalau dalam sejarahnya, Inggris harus kehilangan ribuan tentara. Namun, evakuasi penyelamatan ini dianggap berhasil karena lebih dari 300 ribu tentara berhasil dievakuasi dari Dunkirk. 

Film  ini lebih menonjolkan sisi humanisme, ditambah suasana perang, narasi dalam film ini enggak banyak. Kabarnya, keseluruhan film cuma memerlukan 112 halaman skrip. Pengenalan karakter, penjelasan lokasi medan perang, latar belakang pertempuran, juga enggak akan di temui di sini karena Nolan tidak bertujuan menbuat film perang mela ikan film tegang .

Pada Plot kedua berada di laut yang diceritakan selama satu hari. Kisahnya berawal dari tanah Inggris. Seorang kakek bernama Mr. Dawson (Mark Rylance) lagi nyiapin perahu kayu kecilnya buat perjalanan yang katanya menyenangkan. Bersama dengan anak cowoknya, Peter (Tom Glynn-Carney) dan George (Barry Keoghan), Dawson udah mutusin buat mengabdi pada panggilan negaranya. Dawson akan menjadi armada sipil yang dikerahkan buat ngebantuin upaya pengangkutan tentara yang terjebak di Dunkirk.

Unsur drama dalam cerita ini makin menegangkan dengan sentuhan audio. Selain Nolan, Hans Zimmer juga bikin film ini keren. Melalui nada-nada uniknya, Zimmer berkali-kali ngebawa penonton kayak berada di pertempuran dan menekankan kondisi yang terjadi di dalam adegan. dihadapin para tentara buat bertahan hidup, betapa mengerikan misi Dunkirk, dan sungguh leganya ketika satu per satu berhasil diselamatkan.

KEKURAGAN

Pesawat-pesawat Jerman dicat kuning dalam film ini agar bisa dibedakan. Namun nyatanya pengecatan baru dilakukan setelah evakuasi Dunkerque.Dalam satu adegan, seorang perwira memberi hormat tanpa mengenakan beret militer, Dari informasi yang saketahui ada seorang veteran yang mengatakan bahwa protocol tersebut tidaklah tepat.

KELEBIHAN

Film ini memiliki tiga sudut pandang yang di mana jarang ada di film film lain, Akting pemain yang sangat baik.


 TUGAS RESENSI:

     * NAMA:  IKWAN HAFIDZ M

     * KELAS: 11 MIA 2

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RESENSI BUKU,Perseteruan Hidup-Mati Dracula & Muhammad Al-Fatih

RESENSI NOVEL, SAGARAS :TERE LIYE

RESENSI FILM TARUNG SARUNG