RESENSI BUKU, TERE LIYE: BIBI GILL

 PERJALANAN SEORANG PENGEMBARA

IDENTITAS BUKU

Judul Buku         : Bibi Gill

Pengarang           : Tere Liye

Tahun Terbit        : 21 Februari 2022

Penerbit               : Gramedia Pustaka Utama

Jumlah Halaman : 500

Kategori              : Fantasi






Novel Bibi Gill adalah novel ke-12 dari novel Tere Liye yang berjudul Bumi. Seperti dalam judulnya, novel ini tidak memberi tahu kelanjutan dari petualangan Raib, Seli m dan Ali, tetapi untuk melengkapi kisah latar belakang Bibi Gill. Jika sudah membaca serial sebelumnya hingga tuntas pasti tahu bahwa Bibi Gill adalah salah satu pengajar dari Akademi Bayangan Tingkat Tinggi (ABTT) yang mengajar mata kuliah Malam dan Misterinya.

Bibi Gill adalah salah satu petarung hebat dan juga seorang pengintai yang baik. Tetapi di dibalik kehebatannya itu, Bibi Gill juga memiliki cerita yang begitu dramatis dan tragis. Latar belakang kehidupannya tersebut tertulis lengkap dalam buku ini.

SINOPSIS

Sebelum masuk review novel Bibi Gill, Grameds bisa pahami dulu jalan cerita singkat atau sinopsis dari buku ini. Gill adalah sapaan akrab dari keluarganya serta penduduk di Distrik Malam dan Misterinya. Dia merupakan satu-satunya anak perempuan yang paling kecil dari tujuh bersaudara. Dia seperti anak-anak pada umumnya, masih suka bermain dan bercanda. Namun yang membedakan dari rekan-rekannya, Gill memiliki kode genetik langka layaknya pemilik keturunan murni.

Kamu mungkin menganggap Gill sangat hebat karena memiliki kode genetik yang super langka. Tapi bagi Gill dan penduduk Distrik Malam dan Misterinya, memiliki kode genetik justru seperti kutukan. Dianggap demikian karena ketika Gill menggunakan kekuatan genetik langka itu, maka akan muncul Monster yang bengis dan jahat. Itulah sebabnya Gill tidak pernah benar-benar menggunakan kekuatan genetik langkanya itu.

Hingga satu hari, ketika usianya masih sembilan tahun, Gill harus untuk menggunakan kekuatannya untuk membantu ayahnya yang tenggelam saat memancing. Kemudian, dalam kegelapan muncul Monster dan menghancurkan Distrik Malam dan Misterinya. Semua warga tewas tidak meninggalkan jejak sama sekali, begitu pula dengan keluarga Gill. Sekarang, Distrik Malam dan Misterinya tampak menghilang dari peradaban Klan. Kemudian untuk mengingat dan menghormati tempat kelahirannya itu, Gill menggunakan nama tempat tersebut sebagai mata kuliah di ABTT.

Setelah hilang semuanya, Gill mencari sumber-sumber informasi di perpustakaan setempat. Tujuannya adalah untuk menemukan jawaban tentang Monster dan bagaimana melawannya. Selama bertahun-tahun, ia berusaha untuk bertahan di Distrik Malam dan Misteri, sebelum akhirnya memutuskan untuk berpetualang dan masuk ABTT.

Selama di ABTT, Gill tidak hanya belajar. Tapi di sepanjang lorong perpustakaan, ia sendiri mencari perkamen langka yang bisa menjadi sumber informasi di masa depan. Awalnya, hal itu dilakukan sendiri, yakni menjadi pengintai di malam hari. Tapi salah satu teman akrab Gill memutuskan untuk bergabung setelah mengetahui gelagat aneh Gill.

Dengan enam teman-temannya, Gill menemukan perkamen langka yang membuat mereka menemukan salah satu bangkai kapal dari Aldebaran. Mereka sangat senang bisa menemukan kapal dan data yang super canggih. Tapi kebahagiaan itu tidaklah lama. Monster-monster menyerang enam teman-temannya dan akhirnya meninggalkan Gill sendiri.

Gill tidak tahu apa yang harus dilakukan. Monster selalu datang semaunya sendiri hingga membuat Gill sangat marah dan menaruh dendam yang sangat besar. Meskipun demikian tidak membuat Gill berhenti. Sampai akhirnya Gill bertemu teman lamanya Bill. Dia adalah seorang pria yang sedikit lebih dewasa daripada Gill. Dia adalah tetangga di depan rumah saat masih di Distrik Malam dan Misterinya.

Teman lamanya itu bisa selamat karena ia pindah ke tempat lain sebelum peristiwa hebat itu terjadi. Pertemuan tersebut membuat Bill dan Gill sangat terharu. Sampai ketika Bill meminang Gill menjadi istrinya. Awalnya Gill menolak karena ia memiliki kutukan kode genetik. Selain itu, Gill mulai mengatakan semuanya, yakni pengalamannya mencari jawaban dan kekuatan untuk membalas dendam pada Monster terkutuk.

Demikian pula, cerita tragisnya dengan orang- orang terkasih Gill. Tapi Bill tidak peduli tentang masa lalu ini, ia meyakinkan Gill. Mereka akhirnya menikah dan dikaruniai dua anak laki-laki dan perempuan. Keluarga mereka sangat senang dan merasa begitu lengkap. Tapi monster lama tidak muncul lagi, datang tiba-tiba dan menyerang keluarga Gill. Gill akhirnya kembali ke sendirian, suami dan dua anaknya dibunuh oleh Monster tersebut.

Tiga peristiwa tragis tersebut semakin membuat Gill murka. Dia akhirnya memutuskan untuk mencari setiap jawaban dan kekuatan yang dimiliki Monster tersebut. Dalam petualangan ini, ia bertemu dengan seorang Kakek Tua yang duduk di kursi roda dan seekor kucing. Mereka bertiga kemudian berpetualang mencari seekor induk naga. Alasannya adalah Gill ingin menggunakan induk naga untuk mengalahkan Monster Kegelapan.

Pencarian Induk Naga ini tidak semudah yang dipikirkan Gill. Tapi akhirnya Gill berhasil menemukan sarang dan menaklukkan Induk Naga itu. Ketika Gill merasa dia siap untuk bertarung tiba-tiba, Monster itu datang dan tanpa peringatan untuk merenggut Induk Naga beserta kawanannya. Tapi kali ini bukan hanya sekawanan Naga itu saja, tetapi juga Kakek Tua yang pernah berpetualangan dengan Gill.

Gill sudah mengaku kalah dan memohon pada Monster agar tidak menyentuh kakek tua itu. Tetapi seolah-olah Monster mengejeknya. Di cengkraman Monster tersebut, beberapa kali Kakek Tua memberi tahu Gill untuk sadar, tetapi Gill justru tidak menghiraukannya. Kucing yang tampaknya memahami situasi tersebut dengan tergesa-gesa menegur Gill untuk mencoba menyadarinya. Gill secara bertahap menyadari, Monster itu hilang. Tapi Kakek Tua itu tidak bisa diselamatkan.

Kakek Tua itu bukanlah orang tua biasa. Ia mahir membaca isi pikiran orang lain, bahkan tanpa dipaksa. Seseorang yang menjadi lawan bicara Kakek Tua akan dengan senang hati menceritakan banyak hal. Nah, dalam kondisi genting ketika Monster itu muncul, Kakek Tua menyadari bahwa monster itu sebenarnya Gill sendiri.

Ternyata, usut punya usut Gill memiliki penyakit bipolar, yakni semacam kepribadian ganda, dimana saat Gill merasa sangat bahagia, maka sisi gelap itu akan muncul dan marah, yakni merasa iri dengan sisi putih Gill tersebut. Ketika Gill menyadari hal itu, membuatnya merasa sangat bersalah karena kekacauan yang selama ini terjadi dibuat oleh dirinya sendiri.

Dengan kata lain, sekarang Gill hanya perlu berjuang untuk sisi dirinya yang tidak terkendalikan. Seperti pesan dari Kakek Tua sebelum kematiannya, Gill harus belajar mengendalikan Monster yang ada dalam tubuhnya itu. Perjalan hidupnya yang panjang membuat Bibi Gill sekarang jadi petarung hebat.Apakah kamu ingat karakter Bibi Gill muncul di serial novel mana saja? Untuk review novel Bibi Gill kita memang perlu flashback, karakter Bibi Gill ini muncul untuk pertama kalinya dalam buku Selena, salah satu dosen ABTT terbaik yang mengajar mata kuliah Malam dan Misterinya dan juga mengajar di Selena. Terus muncul di buku Si Putih, lebih tepatnya muncul hanya seperti cameo jika dalam istilah film.

Saat N-ou, Si Putih dan Pak Tua memulai perjalanan, saat itulah mereka bertemu Bibi Gill di ruang makan. Bibi Gill muncul beberapa kali dalam buku Selena. Di sana, Selena mengikuti jejak Bibi Gill untuk menjadi seorang pengintai. Setelah dinobatkan satu-satunya siswa Bibi Gill dalam mata kuliah “Malam dan Misteri”. Jadi cerita ini jauh sebelum trio petualang ada, Selena ada ketika Klan Bulan masih primitif.

KELEBIHAN & KEKURANGAN

Dalam buku ini, ceritakan kisah karakter Bibi Gill yang memiliki kepribadian ganda. Bibi Gill memiliki gen kutukan yang tentu membuatnya mampu mengendalikan kebahagiaan. Karena jika terlalu bahagia, kesedihan akan datang kepadanya. Kemudian Bibi Gill berpetualang dengan Si Putih dan Kakek Tua. Petualangan itu hanya untuk menghilangkan kutukan pada dirinya dan membalas kebahagiaan hidupnya masih hilang.

Kelebihan dari buku ini adalah kisah Tere Liye yang selalu terselip ilmu pengetahuan dan salah satu hal yang baru dan unik, Tere Liye menggambarkan karakter Bibi Gill yang memiliki dua kepribadian. Oleh karena itu, pembaca menjadi lebih belajar tentang perbedaan antara ego dan beberapa kepribadian. Sedangkan,untuk kelemahan buku ini tidak terlalu spesifik,yaitu terletak pada istilah-istilah yang kurang dipahami pembaca  dan merupakan adopsi dari kata lain yang sukar dipahami.

Dari novel ini, dapat diambil pembelajaran bahwa menjadi manusia harus mampu mengendalikan diri karena pada dasarnya, setiap orang harus memiliki dua sisi dalam dirinya. Hanya saja, pada saat yang sama, baik dan sisi buruk dapat dikontrol dan dipilih oleh masing-masing dari kita yang ingin menjadi dominan. Dari kisah Bibi Gill ini memiliki pandangan rasa bersyukur, kita dapat memahami kehendak, kelemahan, kelebihan, bahkan hal-hal lain.

Selain itu menyadari untuk tidak mudah menjustifikasi orang lain atau mencari kesalahan orang lain. Mengenali diri sendiri memang menjadi fase sulit bagi setiap orang. Tapi jika sudah berhasil, kita bisa mensyukuri hidup untuk dijalani. Jadi jangan pernah menyerah, terutama untuk mengenal diri sendiri.


Nama    : M. Fajar Afandy

Kelas    : XI-MIA 1   






Komentar

Postingan populer dari blog ini

RESENSI BUKU,Perseteruan Hidup-Mati Dracula & Muhammad Al-Fatih

RESENSI NOVEL, SAGARAS :TERE LIYE

RESENSI FILM TARUNG SARUNG